Thursday, March 8, 2012

Apresiasi Karya Seni Rupa Terapan


Materi pelajaran sbk kelas 4 SD kali ini akan membasas mengenai cara apresiasi Karya seni rupa terapan pada blogg www.pelajaran-sbk.blogspot.com
Apresiasi karya seni rupa terapan adalah kegiatan menilai atau menghargai karya seni tersebut. Ada banyak hal yang dapat dijadikan dasar penilaian, diantaranya :

    Komposisi
    Warna
    Fungsi
    Dan Nilai keindahan karya seni tersebut.


Dalam hal ini, kita akan mempelajari cara apresiasi karya seni rupa terapan berdasarkan fungsi dan keindahannya.

    Kesesuaian Fungsi

Fungsi karya seni dibedakan menjadi dua , yaitu dungsi estetis, dan fungsi aplikasi. Karya seni dikatakan berungsi estetis jika karya seni tersebut sengaja dibuat untuk dinikmati keindahannya saja, misalnya lukisan-lukisan Affandi dan Patung-patung tanah liat karya F.Widayanto. sebaliknya, suatu fungsi karya seni dikatakan berfungsi aplikasi jika karya seni tersebut sengaja dibuat untuk digunakan atau difungsikan sebagai alat, wadah, pakaian, perhiasan, atau hiasan bangunan.

Dalam kenyataannya suatu karya seni dapat mengalami penyimpangan fungsi karya seni. Ini berarti suatu karya seni tidak difungsikan sebagaimana tujuan penciptaannya. Jambangan bunga tidak saja digunakan untuk menaruh bunga, tetapi juga dipajang sebagai hiasan dalam lemari berkaca bening. Demikian k=juga tempayan-tempayan dari gerabah tidak hanya berfungsi sebagai tempat air, tetapi menjadi benda hiasan (elemen estetis) pada sebuah taman.

    Keindahan

Pada awalnya benda-benda pakai meiliki bentuk yang sangat sederhana. Sebagai contoh, tempat air minum dari tanah liat hanya berupa kendi dengan bentuk-bentuk yang kurang variatif. Namun, sekarang bentuk-bentuk benda pakai mengalami perkembangan yang cukup pesat. Banyak tempat minum diciptakan dari berbagai jenis bahan dan bentuk.

Perkembangan dalam bentuk dan bahan juga dialami oleh benda pakai lain, misalnya mebel. Bentuk kursi dan meja tidak hanya dibuat berdasarkan fungsi dasarnya, yaitu kursi sebagai tempat duduk dan meja sebagai tempat menaruh barang. Lebih dari itu, kursi dan meja dibuat dengan lebih menekankan nilai artistik atau keindahannya.

Contoh apresiasi seni terapan
Keartistikan atau keindahan desain lemari. Desain lemari lebih menekankan pada fungsinya, yaitu sebagai wadah atau tempat pakaian. Berbeda dengan dessain kursi. Kursi dirancang dengan bentuk yang artistik. Kursi dengan bentuk-bentuk yang demikian ini belum tentu nyaman sebagai tempat duduk karena mengutamakan nilai keartistikannya atau nilai keindahan.

Semoga artikel pada blogg pelajaran-sbk.blogspot.com bisa bermanfaat bagi pembaca. artikel apresiasi karya seni rupa terapan adalah bagian dari materi pelajaran sbk kelas 4 SD pada bab 1 ini. Baca artikel yang berkaitan dengan bab ini.

1 comment:

  1. sebutkan syarat syarat suatu karya sehinnga dapat dikelompakkan segagai karya seni rupa terapan

    ReplyDelete